Setelah kita mengetahui pengertian dan sejarah HTML dan PHP pada postingan saya sebelumnya,,sekarang kita akan membahas apa sih bedanya PHP dengan HTML??
Dokumen html adalah dokumen [[HyperTextMmarkupLanguage]] yang akan tampil jika diaktifasikan oleh suatu tautan atau link yang di klik oleh user. Dokumen ini kemudian dibaca oleh browser.
File yang mempunyai format html dibaca langsung oleh Browser. Disini, peran browser sebenarnya adalah “penterjemah” dari dokumen-dokumen yang ditulis dengan aturan kode HTML.
Ini berbeda dengan program scripting dimana script dijalankan terlebih dahulu oleh server, di server sesuai dengan perintahnya dan kemudian hasil olahan script misalnya yang digunakan adalah PHP script dikirimkan ke browser. Browser akan membacanya sesuai dengan hasil olahan PHP. Jika script php mempunyai kesalahan operasi maka dokumen yang tampil juga akan menunjukkan kesalahan.
Program php adalah scripting program harus diterjemahkan oleh [[WebServer]] melalui suatu Pre-Processor (semacam modul intepreter). Jadi, kalau Anda punya web-server tapi tidak memasang php processor, web server Anda belum bisa menjalankan script php. Hasil akhir script php biasanya dalam bentuk html yang diterima browser.
Program dengan script php dapat berdiri sendiri ataupun disisipkan di antara kode-kode html. Bahkan dapat juga dikombinasikan dengan kode script yang berbeda asalkan lingkungan servernya mendukung hal tersebut.
PHP merupakan bahasa pemograman web yang bersifat [[ServerSide]] HTML=embedded scripting, di mana script-nya menyatu dengan HTML dan berada si server.
Tipe Data PHP
Tipe data yang dapat diolah PHP adalah :
Integer : terdiri dari angka bulat positip dan negatif
Floating Point : terdiri dari angka pecahan
String : terdiri dari huruf atau teks dengan pemberian ‘ atau “
Objek : terdiri dari data dan method yang mempunyai objek
Array : terdiri dari sekumpulan angka yang sejenis
HTML dibuat oleh Tim Berners-Lee ketika masih bekerja untuk CERN dan dipopulerkan pertama kali oleh browser Mosaic. Selama awal tahun 1990 HTML mengalami perkembangan yang sangat pesat. Setiap pengembangan HTML pasti akan menambahkan kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dari versi sebelumnya.
PERKEMBANGAN HTML
Sebelum suatu HTML disahkan sebagai suatu dokumen HTML standar, ia harus disetujui dulu oleh W3C untuk dievaluasi secara ketat.
Setiap terjadi perkembangan suatu versi HTML, maka mau tak mau browser pun harus memperbaiki diri agar bisa mendukung kode-kode HTML yang baru tersebut. Sebab jika tidak, browser tak akan bisa menampilkan HTML tersebut.
HTML versi 1.0
Kemampuan yang dimiliki versi 1.0 ini antara lain heading, paragraph, hypertext, list, serta cetak tebal dan miring pada teks. Versi ini juga mendukung peletakan image pada dokumennya tanpa memperbolehkan meletakkan teks disekelilingnya (wrapping).
HTMl versi 2.0
Pada versi ini, penambahan kualitas HTML terletak pada kemampuannya untuk menampilkan suatu form pada dokumen. Dengan adanya form ini, maka kita dapat memasukkan nama, alamat, serta saran/kritik. HTML versi 2.0 ini merupakan pionir dari adanya homepage interaktif.
HTML versi 3.0
HTML versi 3.0 menambahkan beberapa fasilitas baru seperti table. Versi ini yang disebut juga sebagai HTML+ tidak bertahan lama dan segera digantikan HTML versi 3.2.
HTML versi 4.0
HTML versi 4 ini merupakan HTML versi terakhir pada saat sumber ini diambil. HTML ini memuat banyak sekali perubahan dan revisi dari pendahulunya. Perubahan ini terjadi di hampir segala perintah-perintah HTML seperti table, image, link, text, meta, imagemaps, form, dan lain- lain.
PENGERTIAN HTML
Hypertext Markup Language(HTML) adalah bahasa markup yang umum digunakan untuk membuat halaman web. Sebenarnya HTML bukanlah sebuah bahasa pemrograman. Apabila di tinjau dari namanya, HTML merupakan bahasa mark-up atau penandaan terhadap sebuah dokumen teks. Tanda tersebut di gunakan untuk menentukan format atau style dari teks yang di tandai.
Fungsinya :
1.Membuat, mendesain, dan mengontrol tampilan dari Web Page (Halaman Web) dan isinya.
2.Mempublikasikan document secara online sehingga bias diakses, dilihat dan dari dan keseluruh dunia.
3.Membuat online form yang bias di gunakan untuk menangani pendaftaran, transaksi secara online.
4.Menambahkan object – object seperti image, audio, video dan juga java applet (aplikasi java seperti java game dll) dalam document HTML.
Pada dasarnya elemen HTML ada 2 kategori:
Elemenberfungsi untuk memberikan informasi atau mendeklarasikan dokumen tersebut.
Elemen berfungsi untuk menentukan bagaimana isi suatu dokumen ditampilkan pada browser.
Contoh HTML
Browser dan Editor
1.Browser
Browser merupakan software yang di install di mesin client (komputer kita sebagai pengguna website) yang berfungsi untuk menterjemahkan tag-tag HTML menjadi halaman web. Contoh browser Internet Explorer, Mozila, opera dan masih banyak yang lainya.
2.Editor
Editor adalah program yang bisa digunakan untuk membuat document HTML (Web page/Halaman Web), ada banyak HTML editor yang bisa anda gunakan diantaranya: Ms FrontPage, Dreamweaver, Notepad.
Seperti yang kita ketahui pemrograman jenis ini merupakan bahasa pemrograman yang berfungsi untuk pembuatan halaman web.
PENGERTIAN PHP
PHP (Hypertext Markup Language) merupakan suatu bahasa pemrograman yang berbasis Web Server untuk membuat halaman web dinamis. PHP digunakan untuk membuat aplikasi Web yang disusun oleh kode – kode (sintaks) yang diatur berdasarkan algoritma program yang dibuat.
SEJARAH PHP
PHP sendiri merupakan kependekan dari Personal Home Page atau Situs Personal. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. pada awalnya PHP bernama FI (Form Interpreted) yaitu sekumpulan Script untuk mengolah data “Form” dari Web.
Pengkodean yang dibuat oleh Rasmus kemudian dijadikan “Open Source” sehingga banyak para programmer tertarik untuk mengembangkan dan menggunakan bahasa pemrograman PHP yang kemudian interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C dan disertakan modul-modul ekstensi untuk meningkatkan kemampuan PHP/FI.
Pada perkembangannya sekitar tahun 1997, Zend menulis ulang interpreter PHP sehingga menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP dirubah menjadi akronim berulang “PHP: Hypertext Preprocessing”.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.
Dalam rentang waktu 5 tahun yakni pada juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Dalam versi ini dilengkapi dengan memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.
JAVA adalah sebuah teknologi yang diperkenalkan oleh Sun Microsystems pada pertengahan tahun 1990. Menurut definisi dari Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Bahasa Java merupakan bahasa yang interpreted, bukan compiled. Sebuah program dalam bahasa Java dirakit (compiled) menjadi sebuah berkas byte-code. Berkas byte-code inilah yang dijalankan (interpreted) oleh sebuah virtual machine, yang disebut Java Virtual Machine (JVM). Teknologi Java memiliki tiga komponen penting, yaitu:
Programming-language specification
Application-programming interface
Virtual-machine specification
KELEBIHAN JAVA
Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.
OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek) yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis oebjek secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. Kelebihan ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun.
Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman [C++] sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).
PERBANDINGAN JAVA DENGAN BAHASA C (C++)
C++ dirancang terutama untuk pemrograman sistem, dan merupakan perluasan dari pemrograman C. C++ termasuk pemrograman procedural yang didesain untuk melakukan eksekusi secara efisien, C++ juga telah ditambahkan dukungan untuk pemrograman berorientasi obyek, penanganan eksepsi, manajemen sumber daya scoped, dan pemrograman generik, pada khususnya. C++ juga telah ditambahkan sebuah library standar yang mencakup kontainer generik dan algoritma. Sedangkan Java diciptakan awalnya untuk mendukung komputasi jaringan. Hal ini bergantung pada mesin virtual yang menjadikannya aman dan sangat portabel. Hal ini digabungkan dengan sebuah library lengkap yang dirancang untuk memberikan abstraksi lengkap dari platform yang mendasarinya. Java adalah bahasa berorientasi objek statis mengetik yang menggunakan sintaks yang mirip dengan C, tapi tidak kompatibel dengannya. Ia dirancang dari awal, dengan tujuan yang mudah digunakan dan diakses oleh khalayak yang lebih luas.
Sebagaimana tertera di point pertama C++ merupakan pemrograman prosedural juga pemrograman berorientasi objek, berbeda dengan Java yang memang murni pemrograman berorientasi objek.
C++ memungkinkan untuk melakukan pemanggilan langsung ke library dari sistem, sedangkan Java pemanggilan melalui Java Native Interface ataupun yang terbaru Java Native Access.
Berhadapan langsung dengan fasilitas tingkat rendah dari sistem, sedangkan Java berjalan di mesin virtual.
Manajemen memori Eksplisit, meskipun ada framework (kerangka kerja) pihak ketiga untuk melakukan pengumpulan sampah (garbage collection), serta mendukung desktruktor. Pada Java, garbage collection secara otomatis (bisa dilakukan secara manual) dan tidak memiliki konsep destruktor.
Multiple inheritance, termasuk warisan virtual. Sedangkan di Java single warisan dari kelas, dan interface bisa multiple.
Terdapat mekanisme fungsi pointer, di Java tidak ada mekanisme tersebut. Sebailiknya Interface, Adapter dan Listeners banyak digunakan.
Tidak ada dokumentasi standar sedangkan di Java ada Javadoc sebagai standar dokumentasi.
Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu kumpulan struktur dan prosedur berbasis teknologi informasi yang bekerja bersama dengan tujuan untuk mengubah data-data keuangan menjadi informasi keuangan yang berguna bagi stakeholder.Dalam definisi tersebut terdapat kata kunci Sistem Informasi, yaitu mengubah data menjadi informasi.. Contohnya : Dalam suatu perusahaan terdapat ribuan karyawan, setiap bulan terdapat karyawan baru dan karyawan resign. Dalam perusahaan itu, seorang supervisor mengawasi beberapa karyawan perusahaan. Supervisor itu juga merupakan karyawan perusahaan tetapi memiliki posisi yang lebih tinggi. Karyawan di perusahaan itu memiliki NIK yang berbeda-beda, gaji yang bervariasi dan tidak bisa dilihat oleh sembarang orang, dan mereka juga berasal dari tempat yang berbeda.’ Pemrograman dan coding sebetulnya masalah terakhir dalam pembangunan Sistem Informasi secara utuh. Bila diibaratkan, maka perancangan database adalah merancang bentuk dan ukuran bangunan, sedangkan pemrograman dan coding adalah membangun bangunannya. Inti dari perancangan database terdapat pada Data Flow Diagram, Entity Relationship-Diagram, dan Hukum Normalisasi. Sedangkan bahasa database terbaik saat ini adalah SQL (Structured Query Language). SQL sendiri ada berbagai macam versi, tetapi pada dasarnya, struktur bahasanya mirip. Fungsi dari SQL ini secara singkatnya adalah, memerintah database untuk memunculkan data sesuai kebutuhan kita sehingga menjadi informasi yang berguna. Oleh karena itu, mahasiswa SIA harus menguasai fondasi SIA, yaitu perancangan database dan Query. SIA TERDIRI DARI BEBERAPA KOMPONEN YAITU :
- Spesialis Informasi
- Akuntan
Contoh SIA sebagai pusat informasi perusahaan :
Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.
Selanjutnya kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.
Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :
1.Pentingnya komunikasi antar departemen/subsystem yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
2.Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.
Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh SIA dibedakan menjadi 2, yaitu :
-informasi akuntansi keuangan,Informasi yang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
-Informasi Akuntansi Manajemen, informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.
Didalam Akuntansi Manajemen terdapat dua komponen yang digunakan bagi perencanaan dan pengendalian perusahaan, yaitu :
Kerangka Karangan (Outline) merupakan rencana penulisan yang memuat garis – garis besar dari suatu karangan yang akan digarap, dan merupakan rangkaian ide – ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur.
Manfaat Outline
a)Untuk menjamin penulisan bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.
b)Untuk menyusun karangan secara teratur.
Kerangka karangan membantu penulis untuk melihat gagasan-gagasan dalam sekilas pandang, sehingga dapat dipastikan apakah susunan dan hubungan timbal-balik antara gagasan-gagasan itu sudah tepat, apakah gagasan-gagasan itu sudah disajikan dengan baik, harmonis dalam perimbangannya.
c)Memudahkan penulis menciptakan klimaks yang berbeda – beda.
Setiap tulisan dikembangkan menuju ke satu klimaks tertentu. Namun sebelum mencapai klimaks dari seluruh karangan itu, terdapat sejumlah bagian yang berbeda-beda kepentingannya terhadap klimaks utama tadi. Tiap bagian juga mempunyai klimaks tersendiri dalam bagiannya. Supaya pembaca dapat terpikat secara terus menerus menuju kepada klimaks utama, maka susunan bagian-bagian harus diatur pula sekian macam sehingga tercapai klimaks yang berbeda-beda yang dapat memikat perhatian pembaca.
d)Menghindari penggarapan topik dua kali atau lebih.
Ada kemungkinan suatu bagian perlu dibicarakan dua kali atau lebih, sesuai kebutuhan tiap bagian dari karangan itu. Namun penggarapan suatu topik sampai dua kali atau lebih tidak perlu, karena hal itu hanya akan membawa efek yang tidak menguntungkan; misalnya, bila penulis tidak sadar betul maka pendapatnya mengenai topik yang sama pada bagian terdahulu berbeda dengan yang diutarakan pada bagian kemudian, atau bahkan bertentangan satu sama lain. Hal yang demikian ini tidak dapat diterima. Di pihak lain menggarap suatu topik lebih dari satu kali hanya membuang waktu, tenaga, dan materi. Kalau memang tidak dapat dihindari maka penulis harus menetapkan pada bagian mana topik tadi akan diuraikan, sedangkan di bagian lain cukup dengan menunjuk kepada bagian tadi.
e)Memudahkan penulis mencari materi pembantu.
Dengan mempergunakan rincian-rincian dalam kerangka karangan penulis akan dengan mudah mencari data-data atau fakta-fakta untuk memperjelas atau membuktikan pendapatnya. Atau data dan fakta yang telah dikumpulkan itu akan dipergunakan di bagian mana dalam karangannya itu.
Macam – Macam Pola susunan Outline
Pola Alamiah
Pola Alamiah Susunan atau pola alamiah adalah suatu urutan unit-unit kerangka karangan sesuai dengan keadaan yang nyata di alam. Sebab itu susunan alamiah dapat dibagi lagi menjadi tiga bagian utama, yaitu berdasarkan urutan ruang, urutan waktu, dan urutan topik yang ada.
Pola Logis
pola logis yaitu tanggapan yang sesuai dengan jalan pikiran untuk menemukan landasan dalam suatu susunan atau urutan logis.
Pola Logis Pola logis berdasar urutan:
1) klimaks – anti klimaks
2) umum – khusus
3) sebab – akibat
4) proses
5) dan lain-lain.
Sistem Penomoran Sebuah Outline Ada dua model / cara 1. Sistem Campuran Huruf dan Angka 2. Sistem Angka Arab (dengan digit) 1. Sistem Campuran (huruf dan angka) I . Angka Romawi Besar untuk BAB A. Huruf Romawi Besar untuk Sub Bab 1. Angka Arab besar a. Huruf Romawi Kecil i. Angka Romawi Kecil (a) Huruf Romawi Kecil Berkurung (1) Angka Arab Berkurung
Contoh Penomoran Karangan dengan Sistem campuran :
I . Pendahuluan II. Tingkat Ekonomi dan Fertilitas di Indonesia A. Bukti-Bukti dari Sensus 2000 B. Bukti-Bukti dari Survei Fertilitas-Mortalitas 1995 C. Studi Kasus di Lampung 1. Pengukuran Fertilitas 2. Penyebab Perbedaan Fertilitas a. Retaknya Perkawinan b. Abstinensi Setelah Melahirkan c. Perbedaan Fekunditas III. Kesimpulan 2. Sistem angka arab dengan digit 1. 1.1 1.1.1 1.1.1.1 2. 2.1 2.1.1 dst. Contoh Penomoran Karangan dengan Sistem angka arab :
1. Pendahuluan 2. Tingkat Ekonomi dan Fertilitas di Indonesia 2.1. Bukti-Bukti dari Sensus 2000 2.2. Bukti-Bukti dari Survei Fertilitas-Mortalitas 1995 2.3. Studi Kasus di Lampung 2.3.1. Pengukuran Fertilitas 2.3.2. Penyebab Perbedaan Fertilitas 2.3. 2.1 Retaknya Perkawinan 2.3.2. 2 Abstinensi Setelah Melahirkan 2.3.2. 3 Perbedaan Fekunditas 3. Kesimpulan
Syarat Outline yang Baik :
1.Pilihlah topik yang merupakan hal yang khas, kemudian tentukan tujuan yang akan dicapai dengan topik itu. Dari topik dan tujuan itu tersusun tema yang jelas.
2.Dalam tiap unit hanya mengandung satu gagasan. Bila satu unit terdapat lebih dari satu gagasan, maka unit itu harus dirinci.
3.Pokok – pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis, sehingga rangkaian ide atau pikiran itu tergambar dengan jelas.
Topik berasal dari bahasa Yunani Topoi yang berarti tempat, dalam tulis menulis berarti pokok pembicaraan atau sesuatu yang menjadi landasan penulisan suatu artikel.
Secara umum topik merupakan suatu pokok pembicaran dalam diskusi , ceramah, karangan, dll;(Bahan diskusi), dan hal menarik perhatian umum waktu akhir – akhir ini;(Bahan pembicaraan).
Terdapat beberapa kriteria untuk sebuah topik yang dikatakan baik, diantaranya adalah topik tersebut harus mencangkup keseluruhan isi tulisan, yakni mampu menjawab pertanyaan akan masalah apa yang hendak ditulis. Ciri utama Topik adalah cakupannya atas suatu permasalahan masih bersifat umum dan belum diuraikan secara lebih mendetail.
Syarat – Syarat Topik yang Baik
·Bidang keahlian.
·Bidang studi yang dialami.
·Pengalaman penulis (Pengalaman kerja, Praktek dilapangan, penelitian, partisipasi dalam suatu kegiatan ilmiah).
·Bidang kerja atau profesi.
·Karakter penulis (baik, cerdas, inovatif, kreatif).
·Temuan baru dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukan pembacanya.
B.Tema
Tema berasal dari bahasa yunani Thithenai, yang berarti sesuatu yang telah diuraikan atau sesuatu yang telah ditempatkan. Tema merupakan suatu gagasan pokok atau ide pikiran dalam membuat suatu tulisan. Dalam karang mengarang, tema adalah pokok bahasan yang akan disusun menjadi tulisan. Tema ini yang akan menentukan arah tulisan atau tujuan dari penulisan artikel itu. Syarat - Syarat Tema yang Baik
1.Tema Menarik Perhatian Penulis.
Maksudnya tema yang menarik perhatian penulis akan memungkinkan penulis berusaha terus - menerus mencari data untuk memecahkan masalah – masalah yang dihadapi, penulis akan didorong terus - menerus agar dapat menyelesaikan karya tulis itu sebaik – baiknya.
2.Tema Dikenal atau Diketahui dengan baik.
Maksudnya bahwa sekurang – kurangnya prinsip – prinsip ilmiah diketahui oleh penulis. Berdasarkan prinsip ilmiah yang diketahuinya, penulis akan berusaha sekuat tenaga mencari data melalui penelitian, observasi, wawancara, dan sebagainya. Sehingga pengetahuannya mengenai masalah itu bertambah dalam. Dalam keadaan demikian, disertai pengetahuan teknis ilmiah dan teori ilmiah yang dikuasainya sebagai latar belakang masalah tadi, maka ia sanggup menguraikan tema itu sebaik – baiknya.
3.Bahan – Bahannya dapat diperoleh.
Sebuah tema yang baik harus dapat dipikirkan apakah bahannya cukup tersedia di sekitar kita atau tidak. Bila cukup tersedia, hal ini memungkinkan penulis untuk dapat memperolehnya kemudian mempelajari dan menguasai sepenuhnya.
4.Tema dibatasi Ruang Lingkup.
Tema yang terlampau umum dan luas mungkin belum cukup kemampuannya untuk menggarapnya akan lebih bijaksana jika dibatasi ruang lingkupnya.
C.Judul
Judul adalah perincian (penjabaran) dari topik atau nama yang dipakai untuk buku, bab dalam buku, kepala berita, dan lain – lain. Identitas atau cermin dari jiwa seluruh karya tulis, bersifat menjelaskan diri dan yang menarik perhatian dan adakalanya menentukan lokasi (wilayah). Judul hanya menyebutkan ciri – ciri yang utama atau yang terpenting dari karya itu, sehingga pembaca sudah dapat membayangkan apa yang akan diuraikan dalam karya itu. Ada judul yang mengungkapkan maksud pengarang, misalnya dalam sebuah laporan ekposisi, contohnya “Suatu penelitian tentang korelasi antara kejahatan anak – anak dan tempat kediaman yang tidak memadai”.
Syarat – Syarat Judul yang baik
1.Harus Relevan
Yaitu harus mempunyai pertalian dengan temanya, atau ada pertalian dengan beberapa bagian penting dari tema tersebut.
2.Harus Provokatif
Yaitu harus menarik dengan sedemikian rupa sehingga menimbulkan keingin tahuan dari tiap pembaca terhadap isi buku atau karangan.
3.Harus Singkat
Yaitu tidak boleh mengambil bentuk kalimat atau frasa yang panjang, tetapi harus berbentuk kata atau rangkaian kata yang singkat. Usahakan judul tidak boleh lebih dari 5 kata.
Judul Terbagi menjadi 2, yaitu :
1.Judul langsung
Judul yang erat kaitannya dengan bagian utama berita, sehingga hubungannya dengan bagian utama nampak jelas.
2.Judul tidak langsung
Judul yang tidak langsung hubungannya dengan bagian utama berita tapi tetap menjiwai seluruh isi karangan atau berita.